Rabu, 04 Maret 2015

Kode Etik Jurnalistik

Kode Etik Jurnalistik

Kode Etik Jurnalistik menurut wikepedia adalah himpunan etika profesi kewartawanan.Wartawan selain dibatasi oleh ketentuan hukum, seperti Undang-Undang Pers Nomor 40 Tahun 1999, juga harus berpegang kepada kode etik jurnalistik.Tujuannya adalah agar wartawan bertanggung jawab dalam menjalankan profesinya, yaitu mencari dan menyajikan informasi

Kode Etik Jurnalistik secara umum
Kemerdekaan berpendapat, berekspresi, dan pers adalah hak asasi manusia yang dilindungi Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, dan Deklarasi Universal Hak Asasi Manusia PBB.
Kode Etik jurnalistik merupakanikrar yang bersumber pada hati nurani wartawam dalam melaksanakan kemerdekaan mengeluarkan pikiran yang dijamin sepenuhnya oleh pasal 28 UUD 1945, yang merupakan landasan konstitusi wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistiknya.

Kemerdekaan pers adalah sarana masyarakat untuk memperoleh informasi dan berkomunikasi, guna memenuhi kebutuhan hakiki dan meningkatkan kualitas kehidupan manusia. Dalam mewujudkan kemerdekaan pers itu, wartawan Indonesia juga menyadari adanya kepentingan bangsa, tanggung jawab.
Kemerdekaan mengeluarkan pikiran ialah hak paling mendasar yang dimiliki setiap insan wartawan, yang wajib di jungjung tingggi dan di hormati oleh semua pihak. sekalipun kemerdekaan mengeluarkan pikiran merupakan hak wartawan yang di jamin konstitusi, mengingat negara kesatuan republik Indonesia ialah negara berdasarkan hukum, maka setiap wartawan wajib menegakan hukum, keadilan dan kebenaran dalam menggunakan haknya untuk mengaluarkan pikiran.

Kode Etik mempunyai pola aturan / tata cara, tanda, pedoman dalam melakukan kegiatan atau pekerjaan.

Kode Etik Profesi
Merupakan tata cara atau aturan yang menjadi standar kegiatan dalam suatu profesi.
Kode Etik Profesi menggambarkan nilai-nilai profesionalisme suatu profesi yang digambarkan dalam standar perilaku anggotanya.


TANGGUNG JAWAB WARTAWAN

                    Kode etik jurnalistik adalah acuan moral yang mengatu tindak-tanduk seorang wartawan. Kode etik jurnalistik bisa berbeda dari satu organisasi ke organisasi lain, dari satu koran ke koran yang lain. Namun secara umum berisi hal-hal yang menjamin terpenuhinya tanggung jawab seorang wartawan kepada publik pembacanya.

          Hal-hal tersebut adalah sebagai berikut:

1.     Tanggung jawab

tugas atau kewajiban seorang wartawan adalah mengabdikan diri kepada kesejahteraan umum dengan member masyarakat informasi yang memungkinkan masyarakat membuat penilaian terhadap sesuatu masalah yang mereka hadapi. Wartawan tak boleh menyalahgunakan kekuasaan untuk motif pribadi atau tujuan yang tak berdasar.

2.     Kebebasan

Kebebasan berbicara dan menyatakan pendapat adalah mili setiap anggota masyarakat (milik publik)  dan wartawan menjamin bahwa urusan public harus diselenggarakan secara public. Wartawan harus berjuang melawan siapa saja yang mengeksploitasi pers untuk keuntungan pribadi atau kelompok.

3.     Independensi

Wartawan harus mencegah terjadinya benturan kepentingan (conflict of interest) dalam dirinya. Dia tak boleh menerima apapun dari sumber berita atau terlibat dalam aktifitas yang bisa melemahkan integritasnya sebagai penyampai informasi atau kebenaran.

4.     Kebenaran

Wartawan adalah mata, telinga dan indera dari pembacanya. Dia harus senantiasa berjuang untuk memelihara kepercayaan pembaca dengan meyakinkan kepada mereka bahwa berita yang ditulisnya adalah akurat, berimbang dan bebas dari bias.

5.     Tak Memihak

Laporan berita dan opini harus secara jelas dipisahkan. Artikel opini harus secara jelas diidentifikasikan sebagai opini.

6.     Adil dan Fair

Wartawan harus menghormati hak-hak orang yang terlibat dalam berita yang ditulisnya serta mempertanggungjawabkan kepada public bahwa berita itu akurat serta fair. Orang yang dipojokkan oleh sesuatu fakta dalam berita harus diberi hak untuk menjawab.

Referensi:
https://elissanindia.wordpress.com/2012/10/06/kode-etik-jurnalistik/
http://id.m.wikipedia.org/wiki/Kode_etik_jurnalistik

Minggu, 18 Januari 2015

biarkan saja

sudahlah, biarkan saja mereka ngomong apa saja.
tutup mata!
tutup telingga!
tutup hidung!!!
MULUT MEREKA BAU SAMPAH!!!!

Selasa, 13 Januari 2015

Teknolgi Tablet Untuk Mempermudah Pengguna

Teknologi Tablet Untuk Mempermudah Pengguna.

Tablet atau yang biasa dikenal dengan tab zaman sekarang banyak digunakam oleh orang. Mulai dari anak-anak dan orang dewasa. Dan saya salah satu pengguna tersebut. Disini saya memakai tablet Asun Fonepad dengan ukuran 7". Ada beberapa spesifikasi Fonepad. Antara lain

Fungsi Telepon 3G sepenuhnya.
Layar 7" HD IPS dengan 178° View Angle.
Prosesor Intel® Atom™ terbaru dengan daya tahan baterai hingga 9 Jam.
Ekspansi tanpa batas dengan slot Micro SD hingga 32GB.
Download Datasheet

ASUS Fonepad menghadirkan prosesor Intel Atom Z2420 1.2GHz dan memiliki fungsi telepon sepenuhnya. Desain metalik yang indah dan elegan ditambah dengan layar 7" HD IPS (1280x800) akan memberikan pengalaman multimedia yang menyenangkan

Desain berbahan metalik dengan layar 7" dirancang khusus untuk pas dalam genggaman tangan anda. Fonepad adalah tablet yang memiliki sebuah fleksibilitas smartphone, tapi dengan kenyamanan layar sebuah tablet, membuat anda hanya perlu membawa satu alat saja.

Always Connected
Fungsi telepon 3G sepenuhnya berarti Fonepad dapat selalu terhubung untuk web browsing, dan streaming audio serta video yang lancar. Fonepad juga dapat digunakan untuk melakukan panggilan telepon menggunakan dual-mic dengan built-in noise-cancelling atau Bluetooth headset - dan dengan satu paket data saja, anda dapat banyak berhemat tanpa harus menggunakan 3G tablet dan smartphone secara terpisah.

Contemporary Playground
Enjoy videos, games, and music in the palm of your hand

Teknologi Audio SonicMaster dengan with Maxx Audio
Fonepad dilengkapi dengan Teknologi Audio ASUS SonicMaster bersama software teknologi pemenang penghargaan Maxx Audio untuk menghantarkan keindahan suara yang memukau.

Ultra Vivid
Tampilan visual yang tajam dan cemerlang dengan sudut pandang hingga 178°.

Dirancang untuk Mobilitas dan Efisiensi Daya
Prosesor generasi terbaru dari Intel Atom dengan konsumsi daya yang sangat rendah untuk penggunaan sepanjang hari.

Kamera untuk Semua Kegiatan
Tangkap setiap momen istimewa dalam hidup anda, sekaligus nikmati asyiknya melakukan video call.

Ekpasnsi Tanpa Batas dengan Micro-SD Slot

Nikmati ekstra storage hingga 32GB untuk menyimpan file dan aplikasi kesayangan

Ultra Vivid
Tampilan visual yang tajam dan cemerlang dengan sudut pandang hingga 178°.

Ada Beberapa Aplikasi yang sudah disediakan.
ASUS Studio & Story
Atur, edit, dan tag foto anda untuk menciptakan album pribadi anda!

Floating APP
Aplikasi multi-tasking yang kompatibel dengan Browser, Video, Stopwatch, Sticky Memo, dan Countdown.

BuddyBuzz
Lihat semua akun jejaring sosial anda dalam satu tempat dengan mudah.

Android OS & Google Play
Platform mobile paling populer di dunia dengan lebih dari 700,000 aplikasi dan games yang bisa anda download.

SuperNote Lite
Baca, tulis, ketik dan sketsa kapan saja dan dimana saja dengan pengenalan tulisan tangan.

ASUS Cloud
GRATIS 5GB Ruang ASUS WebStorage untuk Seumur Hidup!

Sinkronisasi dan saling berbagi data anda kapan saja dan dimana saja dengan gadget anda lainnya.

ASUS WebStorage Online Office

Lihat, ciptakan, edit dan bagi file office anda menggunakan akun WebStorage anda. Semua akan disimpan pada akun WebStorage anda.

* Perhatian: Layanan WebStorage Office harus digunakan bersama dengan akses internet. Mendukung jenis file Microsoft Word, PowerPoint, dan Excel.

Dan itu beberapa penjelasan tentang teknologi Fonepad terbaru.

Referensi:

http://www.asus.com/id/Tablets_Mobile/ASUS_Fonepad/

Minggu, 11 Januari 2015

Manajemen Data Telematika

Manajemen Data adalah pengembangan dan penerapan arsitektur, kebijakan, praktik, dan prosedur yang secara benar menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh suatu perusahaan. Jadi, Manajemen data telematika merupakan prosedur yang menangani siklus hidup lengkap data yang dibutuhkan oleh perusahaan dengan bantuan telematika.

Manajemen Data pada telematika terdiri dari :
1. Manajemen Data Sisi Klien
Manajemen Data yang terjadi pada sisi klien dapat kita pahami pada DBMS dibawah ini.
- Mobile DBMS (Embedded/Ultra tiny/Java Database)
Merupakan suatu DBMS yang terdapat pada peralatan bergerak (mobile device). mobile DBMS adalah versi khusus dari sebuah departemen atau perusahaan DBMS. Ini dirancang untuk digunakan dengan remote pengguna yang biasanya tidak terhubung ke jaringan. DBMS memungkinkan mobile akses database lokal dan modifikasi pada laptop atau perangkat genggam, seperti PDA atau PocketPC Palm.
2. Manajemen Data Sisi Server
Manajemen Data yang terjadi pada sisi server dapat kita pahami pada versi DBMS dibawah ini.
- MODBMS (Moving Object DBMS)
MODBMS (Memindahkan Obyek DBMS) adalah sebuah DBMS yang menyimpan dan mengelola informasi lokasi serta dinamis lainnya informasi tentang obyek bergerak. MODBMS memungkinkan seseorang untuk mewakili benda-benda bergerak dalam database dan untuk menanyakan pertanyaan tentang gerakan tersebut.

Beberapa tujuan dari Manajemen Data Telematika:
• Mengetahui Manajemen data telematika pada sisi klien
• Mengetahui Manajemen data telematika pada sisi server
• Mengetahui Manajemen data perangkat bergerak

PENGERTIAN CLIENT-SERVER 
Client/Server dapat diartikan sebagai kemampuan komputer untuk meminta layanan request data kepada komputer lain. Komputer yang meminta layanan disebut sebagai client, sedangkan yang menyediakan layanan disebut sebagai server.

KARAKTERISTIK CLIENT SERVER
Client dan Server merupakan item proses (logika) terpisah yang bekerja sama pada suatu jaringan komputer untuk mengerjakan suatu tugas. Tugasnya antara lain:

1. Service : Menyediakan layanan terpisah yang berbeda
2. Shared resource : Server dapat melayani beberapa client pada saat yang sama dan mengatur pengaksesan resource
3. Asymmetrical Protocol : antara client dan server merupakan hubungan one-to-many. Client memulai komunikasi dengan mengirim request ke server. Server menunggu permintaan dari client. Kondisi tersebut juga memungkinkan komunikasi callback.
4. Transparency Location : proses server dapat ditempatkan pada mesin yang sama atau terpisah dengan proses client. Client/server akan menyembunyikan lokasi server dari client.
5. Mix-and-match : tidak tergantung pada platform
6. Message-based-exchange : antara client dan server berkomunikasi dengan mekanisme pertukaran message.
7. Encapsulation of service : message memberitahu server apa yang akan dikerjakan
8. Scalability : sistem C/S dapat dimekarkan baik vertikal maupun horisontal
9. Integrity : kode dan data server diatur secara terpusat, sedangkan pada client tetap pada komputer tersendiri.

Karakteristik dari Server ialah;
- Pasif
- Menunggu request
- Menerima request, memproses mereka dan mengirimkan balasan berupa service

Karakteristik dari Client ialah;
- Aktif
- Mengirim request
- Menunggu dan menerima balasan dari server

BEBERAPA KEUNTUNGAN CLIENT-SERVER yaitu;
-Client-server mampu menciptakan aturan dan kewajiban komputasi secara terdistribusi.
-Mudah dalam maintenance.
-Memungkinkan untuk mengganti, memperbaiki server tanpa mengganggu client.
-Semua data disimpan di server. 
-Server dapat mengkontrol akses terhadap resources, hanya yang memiliki autorisasi saja.
-Tempat penyimpanan terpusat,update data mudah. 
-Pada peer-to-peer, update data sulit
-Mendukung banyak clients berbeda dan kemampuan yang berbeda pula.

BEBERAPA KELEMAHAN CLIENT-SERVER yaitu;
-Traffic congestion on the network, jika banyak client mengakses ke server secara simultan, maka server akan overload.
-Berbeda dengan P2P network, dimana bandwidthnya meningkat jika banyak client merequest. Karena bandwidth berasal dari semua komputer yang terkoneksi kepadanya.
-Pada client-server, ada kemungkinan server fail.
-Pada P2P networks, resources biasanya didistribusikan ke beberapa node sehingga masih ada node yang dapat meresponse request.

ARSITEKTUR CLIENT/SERVER
Menggunakan LAN untuk mendukung jaringan PC. Masing-masing PC memiliki penyimpan tersendiri. Berbagi hardware atau software.

ARSITEKTUR FILE SERVER
Model pertama Client/Server;
-Semua pemrosesan dilakukan pada sisi workstation
-Satu atau beberapa server terhubungkan dalam jaringan
-Server bertindak sebagai file serverFile server bertindak sebagai pengelola file dan memungkinkan klien mengakses file tersebut.
-Setiap klien dilengkapi DBMS tersendiri
-DBMS berinteraksi dengan data yang tersimpan dalam bentuk file pada server


Aktivitas pada klien:
- Meminta data
- Meminta penguncian data


Tanggapan dari klien :
- Memberikan data
- Mengunci data dan memberikan statusnya 

Aplikasi Web dapat dibagi menjadi 2 macam:
1.Web Statis
2.Web Dinamis

Teknologi Web
Teknologi untuk membentuk aplikasi Web yang dinamis :
1. Teknologi pada sisi klien (client-side technology)
2. Teknologi pada sisi server (server-side technology)

Teknologi pada sisi Klien :
1. Kontrol Active X
2. Java applet
3. Client-side script (JavaScript dan VBScript)
4. DHTML (CSS / Cascading Style Sheets)

sekian penjalasan dari saya tentang Manajemen Data Telematika. Maaf jika ada kekurangan atau kesalahn. Terima Kasih.

Referensi:
http://masrurihherry.blogspot.com/2011/11/manajemen-data-telematika.html

Senin, 17 November 2014

Layanan Telematika

Peranan Layanan Telematika Dalam Bidang Pendidikan

Di Era abad 21 peranan Dunia teknologi mengalami kemajuan begitu cepat. Perkembangan teknologi informasi yang cepat juga di bidang telematika yang merupakan bagian dunia TI, Kalau kita membahas dunia TI cakupannya sangat luas, mari kita berpikir sejenak di sekitar kita yaitu di dunia pendidikan tentang pengaruh telematika di dunia pendidikan terutama di perguruan tinggi. Hampir semua perguruan tinggi baik negeri dan swasta memanfaatkan teknologi informasi hal ini memang sangat sinergi karena pendidikan mengimplementasikannya. Dengan adanya teknologi informasi terutama telematika sangat membantu proses kegiatan belajar mengajar di perguruan tinggi.

Telematika singkatan dari Telekomunikasi dan Informatika. Telematika ini sangat berkembang pesat dan sangat bermanfaat dalam pengolahan informasi di segala bidang kehidupan manusia, salah satunya dalam bidang pendidikan. Pada bidang pendidikan ini peran telematika sangat lah berpengaruh besar dalam membantu dunia pendidikan, seperti membuat program pembelajaran secara virtual, membuat buku-buku virtual sehingga lebih praktis untuk dipelajari dan dibawa kemana-mana dan membua pembelajaran lebih menarik.

Perkembangan yang sangat pesat dalam telematika maka munculah berbagai jargon yang berwalan e, mulai dari e-book,e-learning, e-library dan sebagainya. e itu berarti electronic. yang berarti penggunaan teknologi informatika. Membuat pembelajaran lebih Real time, lebih praktis dan lebih murah. Cukup dengan adanya jaringan Internet.

User Layanan Telematika Pendidikan
1. e-Book
e-book atau buku elektronik merupakan berupa buku yang dapat dibuka dengan elektronik melalui komputer. ebook ini biasanya berupa file yang isinya berupa informasi dari sebuah buku dalam bentuk yang ringkas. dengan ebook kita dapat belajar melalui komputer, kita juga dapat menyimpan ebook sebanyak-banyaknya tanpa harus membeli buku.

2. e-Learning
e-learning  singkatan dari elektronik learning merupakan cara baru media pembelajaran secara komputerisasi khususnya internet dalam pembelajarannya. e-learning ini tidak selalu menggunakan internet tapi juga ada pembelajaran meltimedia secara ofline. Banyak software e-learning saat ini.

3. e-Library
e-library singkatan dari electronic library merupakan perpustakaan yang sebagian besar bentuk bukunya adalah dalam bentuk format digital dan hanya dapat di akses melalui komputer. perpustakaan tidak seperti perpustakaan pada aslinya tetapi dalan virtual perpustakaan ini menyimpan semua e-book dan kita dapat mengunduhnya secara gratis.

Menurut Miarso (2004) terdapat sejumlah pilihan alternatif pemanfaatan di bidang pendidikan.
a. Perpustakaan Elektronik

Perpustakaan yang biasanya arsip-arsip buku dengan di Bantu dengan teknologi informasi dan internet dapat dengan mudah mengubah konsep perpustakaan yang pasif menjadi agresif dalam berinteraksi dengan penggunanya. Homepage dari The Library of Congress merupakan salah satu perpustakaan yang terbesar di dunia. Saat ini sebagian informasi yang ada di perpustakaan itu dapat di akses melalui internet.

b. Surat Elektronik (email).
Dengan aplikasi sederhana seperti email maka seorang dosen, pengelola, orang tua dan mahasiswa dapat dengan mudah berhubungan. Dalam kegiatan di luar kampus mahasiswa yang menghadapi kesulitan dapat bertanya lewat email.

c. Ensiklopedia.
Sebagian perusahan yang menjajakan ensiklopedia saat ini telah mulai bereksperimen menggunakan CD ROM untuk menampung ensiklopedia sehingga diharapkan ensiklopedia di masa mendatang tidak hanya berisi tulisan dan gambar saja, tapi juga video, audio, tulisan dan gambar, dan bahkan gerakan. Dan data informasi yang terkandung dalam ensklopedia juga telah mulai tersedia di internet. Sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan maka data dan informasi yang terkandung dalam ensiklopedi elektronik dapat diperbaharui.

d. Sistem Distribusi Bahan Secara Elektronis ( digital ).
Dengan adanya sistem ini maka keterlambatan serta kekurangan bahan belajar bagi warga belajar yang tinggal di daerah terpencil dapat teratasi. Bagi para guru SD yang mengikuti penyetaraan D2, sarana untuk mengakses program ini tdk menjadi masalah karena mereka dapat menggunakan fasilitas yang dimiliki kantor pos yang menyediakan jasa internet.

e. Tele-edukasi dan Latihan Jarak Jauh dalam Cyber System
Pendidikan dan pelatihan jarak jauh diperlukan untuk memudahkan akses serta pertukaran data, pengalaman dan sumber daya dalam rangka peningkatan mutu dan keterampilan professional dari SDM di Indonesia. Pada gilirannya jaringan ini diharapkan dapat menjangkau serta dapat memobilisasikan potensi masyarakat yang lain, termasuk dalam usaha, dalam rangka pembangunan serta kelangsungan kehidupan ekonomi di Indonesia, baik yang bersifat pendidikan formal maupun nonformal dalam suatu “cyber system”.

f. Pengelolaan Sistem Informasi
Ilmu pengetahuan tersimpan dalam berbagai bentuk dokumen yang sebagian besar tercetak dalam bentuk buku, makalah atau laporan informasi semacam ini kecuali sukar untuk diakses, juga memerlukan tempat penyimpanan yang luas. Beberapa informasi telah disimpan dalam bentuk disket atau CD ROM, namun perlu dikembangkan lebih lanjut sistem agar informasi itu mudah dikomunikasikan. Mirip halnya dengan perpustakaan elektronik, informasi ini sifatnya lebih dinamik (karena memuat hal-hal yang mutakhir) dapat dikelola dalam suatu sistem.

g. Video Teleconference
Keberadaan teknologi ini memungkinkan siswa atau mahasiswa dari seluruh dunia untuk dapat berkenalan, saling mengenal bangsa di dunia. Teknologi ini dapat digunakan sebagai sarana diskusi, simulasi dan dapat digunakan untuk bermain peran pada kegiatan pembelajaran yang berfungsi menumbuhkan kepercayaan diri dan kerjasama yang bersifat sosial.

Sumber: http://anandautama04.blogspot.com/2014/01/peranan-layanan-telematika-dalam-bidang.html

Minggu, 19 Oktober 2014

Salah satu alat Telematika

              Disini saya akan membahas salah satu contoh alat telematika yang sering saya gunakan. Seperti pada umumnya alat telematika yang biasa digunakan adalah handphone. Mari kita bahas sejarah pertama kali handphone dibuat. Pencetus inspirasi mengenai telpon nirkabel pertama yaitu Alexander Graham Bell. Pada awal 1880,Alex melaksanakan eksperimen telpon tanpa kabel dilaboratoriumnya. Tapi sesudah itu hasil uji coba itu terlupakan oleh waktu. Baru pada tahun 1920,inspirasi diuji kembali oleh sebagian inventor. Pada tahun 1922 WW McFarlane, memulai lagi eksperimen tersebut yakni telpon mobile suatu perangkat telekomunikasi.
             Dan seberapa sering saya menggunakan alat komunikasi ini? Yang pasti sesering mungkin. Pertama kali saya mempunyai handphone yaitu saat saya SMP dan hingga sekarang. Karena handphone sangat banyak manfaatnya. Apalagi dizaman sekarang, makin hari alat komunikasi sangat canggih. Dengan adanya handphone,kita berhubungan dengan jarak yang sangat jauh sekalipun. Apalagi buat saya yang jauh dari orang tua,bisa berbicara lewat handphone. Masih banyak fungsi-fungsi yang lain dari kegunaan handphone.
          Bayangkan apabila handphone tidak ada dizaman sekarang, mungkin saat ini kita masih menggunakan surat untuk berkomunikasi antar sesama.

Referensi:
http://www.poztmo.com/2012/01/ponsel-pertama-di-dunia.html          

Jumat, 10 Oktober 2014

Telematika

     Hukum Telematika
      Secara alamiah manusia tidak mungkin dilepaskan dari kemajuan teknologi, apalagi dizaman sekarang. Kemajuan teknologi yang bertujuan untuk memudahkan kehidupan. Secara alamiah pula, manusia tidak mungkin dilepaskan dari hukum yang tujuannya adalah menjaga eksistensi keberadaannya. 

      Bagi manusia, teknologi tanpa disertai dengan hukum akan berakibat pada kekacauan yang pada gilirannya akan merusak kehidupan manusia itu sendiri. Sebaliknya hukum yang semata-mata membatasi kemajuan teknologi akan memasung peradaban manusia. Maka perlu adanya keseimbangan antara hukum dan teknologi. Hukum telematika adalah salah satu kajian bidang hukum dimana hukum dan teknologi sangat erat bersinggungan.  

     Dan disini saya akan membahas Cyberspace VS Hukum Telematika.

      CyberSpace atau dikenal sebagai dunia maya adalah media elektronik dalam jaringan komputer yang banyak dipakai untuk keperluan komunikasi satu arah maupun timbal balik. Sejak perkembangan teknologi informasi yang ditandai dengan perangkat-perangkat pengelolah informasi seperti komputer,maka sistem jaringan komunikasi menjadi infrastruktur bagi teknologi informasi. Konvergensi antara telekomunikasi dan informatika kemudian menghasilkan sebuah media baru atau yang kita kenal sebagai cyberspace. Semua informasi yang merupakan hasil ekspresi  pikiran dan gagasan manusia tertuang didalamnya.

      Istilah cyberspace pun mulai populer dalam sebuah novel scienci fiction karya William Gibson. Cyberspace itu menggambarkan suatu halusinasi adanya alam lain saat bertemunya teknologi telekomunikasi dengan informasi. Menurut Edmon Makarim SH,Skom,dalam bukunya Hukum Kompilasi Telekmatika,dikemukakan bahwa substansi dari cyberspace sebenarnya adalah keberadaan komunikasi yang dilakukan secara elektronik dalam bentuk visualisasi tatap muka interaktif. kemudian virtual communication ini disadari merupakan virtual reality yang salah diartikan sebagai alam maya, padahal  keberadaan dalam sistem elektronik tersebut adalah konkret karena bentuk komunikasi virtual sebenarnya dilakukan dengan cara representasi informasi digital yang bersifat diskrit.

      Informasi yang disampaikan melalui dunia maya tidak dilepas virtual reality, akan ada semacan feedback  dari virtual reality  terhadap virtual communication, misalnya  karena merugikan orang lain. Untuk itu ,keberadaannya perlu diselaraskan dengan kehidupan manusia,perlu dibatasi oleh seperangkat peraturan. Namun disisi lain , jangan sampai peraturan tersebut membelenggu kebebasan orang untuk mendapat informasi dan kebebasan orang untuk memberikan pendapat.

       Dalam ilmu hukum, istilah cyberspace sering disebut sebagai telematika. jadi hukum yang dikembangkan diberi nama hukum telematika karena lebih menunjukkan suatu sistem elektronik yang lahir dari hasil perkembangan dan konvergensi telekomunikasi, media dan komunikasi.. Sementara istilah cyberspace lebih menunjukkan halusinasi virtual saja.

          Telematika melihat bahwa konvergensi telekomunikasi ,media dan komunikasi sebagai suatu berkembangan dalam teknologi perlu mendapat peraturan-peraturan. Aturan-aturan tersebut sebagai mana layaknya tujuan keberadaan hukum, berguna untuk melakukan pengendalian sosial dimasyarakat, mengharmoniskan interaksi antara manusia dengan manusia yang lain dalam mencapai tujuan tertentu. Dengan demikian, hukum telematika dapat mengendalikan masyarakat dalam menilai arti kebebasan mengemukakan pendapat didunia maya, agar kebebasan mengemukakan pendapat tidak sampai merugikan pihak lain yang tidak bermasalah.

      Namun telah disadari oleh banyak kalangan  termasuk pakar hukum dan teknologi informasi, bahwa terdapat kesenjangan antara hukun dan teknologi informasi. Hukum selalu tertinggal oleh dinamika teknologi.Perkembangan hukum cenderung memakan waktu lama,mungkin karena sifatnya yang kaku dan birokratis. Sementara  dinamikan teknologi berkembang begitu cepat tanpa batas. Ketimpangan ini sering menimbulkan ruang kosong dalam hukum yang dapat menimbulkan kebingungan dalam masyaraskat.


Referensi:
http://www.legalakses.com/cyberspace-vs-hukum-telematika/
http://id.wikipedia.org/wiki/Dunia_maya